Jumat, 16 Desember 2016

Andaikan



“aku akan pulang” katamu
Kau terus bergumam dan mengulang-ngulangnya
Ada rona bahagia yang tersirat
pada pancaran matamu yang khas
Dan aku hanya terdiam, mendengarkan

Pagi itu, tawamu masih terngiang
Terdengar renyah di telingaku.
Kau bilang, “aku akan pulang”
Dan kau terus mengulangnya lagi dan lagi,
Sampai akhirnya aku tersadar
Ternyata kau benar-benar ‘berpulang’

Kawan,   andaikan aku tau


Andaikan aku dapat mengulang waktu
Tentu aku akan mewarnai hari terakhirmu
Namun sesalku,
tak akan mampu membuatmu kembali

(Bandung, 2 Oktober 2016)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar